SEJARAH NAGARI BARULAK

13 Juni 2024

Administrator

1.033 Kali dibaca

Dalam perkembangannya nagari Barulak bermula dari sebuah wilayah perkampungan yang terletak semasa dahulunya dalam kelarasan ” Lareh Nan Panjang ” yang mana sekarang terletak dalam kawasan kecamatan Tanjuang Baru .

Asal mula nagari yang diberi nama ” Barulak ” mempunyai sejarah tersendiri pula, asal muasal dari penghuni nagari ini pada mulanya dari Lawang Mandahiling, nenek moyang tersebut datang dengan menuruni bukit dilereng Rimbo Konduang. Dalam perjalanan mereka beristirahat atau berhenti disebuah dataran, sehingga mereka ditempat itu membuat tempat tinggal untuk keperluan bersama sampai mendirikan tiang panjang, sehingga terbentuk sebuah komunitas yang mereka beri nama ”Aua” yaitu asal kata dari awal. Perempuan dan anak anak menetaplah di Aua, sedang bagi mereka yang laki laki terus berjalan menelusuri hutan mencari tempat yang cocok untuk berusaha dan bercocok tanam, dan sorenya mereka kembali ke Aua untuk beristirahat.

Setelah beberapa tahun kemudian mereka mendapati suatu lokasi atau daerah yang lebih datar dan luas, tepatnya sekarang bernama dalam koto sampai ke ekor koto sedang dibahagian atas mereka  namakan kapalo koto.

Nagari ini dilengkapi dengan Kubu, yaitu tempat pertahan orang yang gagah-gagah dan berani yang dikepalai oleh Hulu Balang. Setiap Nagari di Minangkabau harus  memiliki Kubu. Dan diliang parit kubu ini adalah suatu ketentuan dari Kerajaan Pagaruyung. Disebabkan karena Tanah Minang ini selalu di intai-intai kerajaan lain seperti raja Jawa dan kerajaan Majapahit.

Nagari dilengkapi dengan cahayo nagari yakni Rumah Gadang, Rangkiang Gadang.  Babalai Bamusajik adalah dibancah Randang Kacang yaitu Musajik serba guna. Antara dusun dengan koto. Karena nagari sekarang belum banyak didiami manusia. Setelah nagari dalam koto, Mesjid dipindahkan ke Bawah Ambacang. Setelah Nagari di Tunda (Ulak) barulah mesjid ditempat sekarang.

Semenjak kedatangan nenek kita dari Lawang Mandahiliang, orang-orang berdatangan terus dari berbagai penjuru. Ada yang menyusul dari Tanah Datar, dari Luhak Agam, dan ada juga dari Luhak Limo Puluah Kota yang mendiami Nagari Barulak sekarang.

Kemudian selain Taratak Dusun Koto dan Nagari. Dipandang sebagai Anak Koto atau Nagari Ketek nan bapasangkutan Nagari Gadang nan Bapalarasan. Selain dari Kapalo Koto Dalam Koto Ekor Koto, Nagari Barulak juga terdiri dari 2 lareh yaitu :

  1. Lareh nan panjang
  2. Lareh nan bunta.

Yang disebut dengan Lareh Nan panjang adalah Nan Salereang Jo Bukik Batu. Mudiaknyo Koto Sipapak Wilayah Tanjuang Alam. Ilianyo Koto Medan di Nagri Tungkar sarugi, sakabau sabantiang, dengan buek yang ditaati.

Yang disebut dengan Lareh Nan Bunta adalah Mudiaknyo Koto Sibauak Tanjuang Alam, Iliahnyo Koto Buruak di Nagari Tungka, ditangahnyo Koto Nan Anam, yaitu :

  1. Koto Tinggi
  2. Koto manganang
  3. Koto Kaciak
  4. Koto Ranah
  5. Koto Mandahiliang
  6. Koto Panjang

Ditempat itulah nenek moyang yang dari aua tadi bertemu dengan beberapa orang yang datang pula kenagari ini. Mereka berasal dari Luhak limo puluah menelusuri lereng gunung sago sampai ke Tungkar dan juga bertemu dengan beberapa orang yang berasal dari luhak Agam yang datang dari arah barat.

Nagari bapaga undang kampuang dilingka jo pusako, adat nan indak buliah Luak Pusako nan tidak buliah ondo, Limbago nan indak buliah kurang. Nan tasabuik Nagari barulak, Iliahnyo Tabiang sawah laweh, Mudiaknyo ka Guguak pandan sahinggo puncak kiluang iliah sahinggo Bukik Anak Limau kabawah lalu ka Pesong Ujuang Bukik. Surieh bariah bapantang hilang, barieh balabeh sajak dahulu, Nagari barulak terdiri dari duo balai yaitu balai Bodi sabalah iliah, balai Koto sabalah mudiak banamo bakarek balai terdiri dari ampek kampuang. Ampek Kampuang nan masuak Balai Bodi yaitu Malayu, Mandahiliang, Caniago, Kutianyir. Nan masuak kapado Balai Koto yaitu Payobada, Simabua, Parik Cancang, Piliang.

Setelah beberapa lama mereka hidup berinteraksi dari berbagai macam asal diluhak nan tigo tadi sehingga terbentuklah sebuah komunitas bersama, mereka bermusyawarah dan bermufakat untuk menggabung delapan suku mereka yang terbentuk empat pasukuan yaitu :

  1. Malayu dengan Mandahiling
  2. Piliang dengan Parik Cancang
  3. Kutianyir dengan Caniago
  4. Payobadar dengan Simabur

Mereka sepakat membangun perkampungan baru untuk mereka huni bersama yang mana sudah ditata sedemikian rupa yaitu :

  1. Kawasan pemukiman penduduk di Koto Nan Tuo
  2. Areal persawahan di Dalam Koto
  3. Areal perkebunan di Aur

Di Koto Nan Tuo inilah mereka menata kehidupan bersama,membuat rumah dan tiang panjang, surau, dan mesjid, serta medan nan bapaneh tempat bermusyawarah atau ” Balai Barundiang Suku ” dibangun di kawasan balai dimana terdapat beberapa tempat duduk dari batu disisi yang empat dibuat tempat duduk yang besar dari batu pula, tempat duduknya datuak suku dari pasukuan yang empat tadi.

Begitulah seterusnya mereka bahu membahu untuk membangun kehidupan serta menata sistim pemerintahan yang sering berpindah pindah tersebut, karena sering berpindah tersebutlah maka dinamakan ber-ulak ulak yang akhirnya dinamakan Barulak.

Kirim Komentar

CAPTCHA Image

Komentar Facebook

Statistik

Arsip Artikel

1.414 Kali dibuka
MENAPAKI JEJAK SYAIKH MUHAMMMAD TAHIR : MATA RANTAI ULAMA SUFI MINANGKABAU ABAD KE 19

1.131 Kali dibuka
Musyawarah Nagari Penyusunan RKP 2025 dan DU RKP 2026

1.035 Kali dibuka
Bupati Tanah Datar Lantik Dua Anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) BPRN Barulak

1.019 Kali dibuka
M. Syaifullah Nahkodai LPM Nagari Barulak Periode 2024-2029

960 Kali dibuka
Penerimaan Peserta Didik Baru MAS Plus Barulak

915 Kali dibuka
Kunjungan Tim Safari Ramadhan Nagari Barulak "Pererat Silaturrahmi dalam Ukhuwah Islamiyah"

884 Kali dibuka
BumNag Wahana Karya Mandiri Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2024

154 Kali dibuka
Kunjungan Anggota DPRD Komisi I, Serap Aspirasi dan Tinjau Pelayanan Publik

384 Kali dibuka
RAT Koperasi Merah Putih Nagari Barulak Digelar, Pengurus Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban

365 Kali dibuka
Wali Nagari Barulak Sampaikan LKPJ Akhir Tahun Anggaran Kepada BPRN

402 Kali dibuka
RAPAT PERDANA KOPERASI DESA MERAH PUTIH NAGARI BARULAK RUMUSKAN PROGRAM KERJA

667 Kali dibuka
PEMERINTAH NAGARI BARULAK GELAR REMBUK STUNTING TAHUN 2025

488 Kali dibuka
Pemerintah Nagari Barulak Salurkan BLT Tahap Kedua Tahun 2025

529 Kali dibuka
PEMBENTUKAN KOPERASI DESA MERAH PUTIH UNTUK MENDORONG PEREKONOMIAN WARGA

402 Kali dibuka
RAPAT PERDANA KOPERASI DESA MERAH PUTIH NAGARI BARULAK RUMUSKAN PROGRAM KERJA

734 Kali dibuka
Kelompok Tani Batu Tagak Terima Bantuan DAK Pusat

365 Kali dibuka
Wali Nagari Barulak Sampaikan LKPJ Akhir Tahun Anggaran Kepada BPRN

529 Kali dibuka
PEMBENTUKAN KOPERASI DESA MERAH PUTIH UNTUK MENDORONG PEREKONOMIAN WARGA

1.019 Kali dibuka
M. Syaifullah Nahkodai LPM Nagari Barulak Periode 2024-2029

154 Kali dibuka
Kunjungan Anggota DPRD Komisi I, Serap Aspirasi dan Tinjau Pelayanan Publik

1.414 Kali dibuka
MENAPAKI JEJAK SYAIKH MUHAMMMAD TAHIR : MATA RANTAI ULAMA SUFI MINANGKABAU ABAD KE 19

Sinergi Program

Menu Kategori

Aparatur Nagari

Back Next

Peta Wilayah Nagari

Peta Lokasi Kantor

Alamat:Jalan Raya Batusangkar - Payakumbuh KM 25
:Barulak
:Tanjuang Baru
:Tanah Datar
Kodepos:27262
Telepon:085265938828
Email:nagaribarulak@gmail.com

Komentar

Riadi Putra bin Kartinis Dt.Paduko Besar

11 Juni 2024 21:30:10

Untuk mengenang para ulama yang telah ikut berperan... selengkapnya

Agenda

Untuk sementara belum ada Data Agenda yang dapat ditampilkan

Untuk sementara belum ada Data Agenda yang dapat ditampilkan

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:16
Kemarin:259
Total:158.478
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.217.120
Browser:Mozilla 5.0

APBD

APBN 2026 Pelaksanaan

APBN 2026 Pendapatan

APBN 2026 Pembelanjaan